Pastikan Aksi Penyampaian Aspirasi PMII Berjalan Aman, Puluhan Personel Polres Majene Kawal Aksi Damai di Kantor Bupati Majene
Polres Majene – Puluhan personel Polres Majene dikerahkan untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi di muka umum yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Majene di depan Kantor Bupati Majene, Kamis (12/2/2026).
Aksi damai
tersebut menyoroti pelayanan penertiban Kartu Tanda Penduduk (KTP) oleh Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Majene yang dinilai
lamban oleh para mahasiswa.
Pengamanan
kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Majene, IPTU Kardono,
dengan melibatkan personel gabungan yang disiagakan di sejumlah titik
strategis, baik di sekitar lokasi aksi maupun pada jalur lalu lintas di depan
Kantor Bupati Majene. Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan
penyampaian aspirasi berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas
masyarakat sekitar.
Dalam
orasinya, massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten
Majene, khususnya Dinas Dukcapil, agar segera melakukan evaluasi dan perbaikan
sistem pelayanan administrasi kependudukan.
Kasat
Samapta Polres Majene IPTU Kardono menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan
sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak warga untuk menyampaikan pendapat
di muka umum, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Polres
Majene hadir untuk mengawal dan mengamankan kegiatan aksi damai ini agar
berjalan dengan aman, tertib, serta tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun
ketertiban masyarakat. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis dalam
pengamanan,” ujar IPTU Kardono di sela-sela kegiatan.
Selama
berlangsungnya aksi, personel Polres Majene secara persuasif memberikan imbauan
kepada massa aksi untuk tetap mematuhi aturan, menjaga ketertiban, serta tidak
melakukan tindakan anarkis. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan arus
lalu lintas guna mencegah kemacetan di sekitar lokasi unjuk rasa.
Aksi damai
PMII Cabang Majene tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Setelah
menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri secara damai. Secara
keseluruhan, kegiatan berjalan aman dan kondusif berkat sinergi antara aparat
kepolisian, peserta aksi, serta pihak terkait lainnya.