Satuan Samapta Polres Majene Intensifkan Patroli Dialogis di Pusat Ekonomi Jelang Nataru
Polres Majene – Dalam rangka memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Samapta Polres Majene mengintensifkan pelaksanaan patroli dialogis sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan premanisme di wilayah Kabupaten Majene.
Kegiatan patroli dialogis tersebut dilaksanakan pada Kamis (18/12/25)
dengan menyasar pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat, seperti Tempat
Pelelangan Ikan (TPI) dan kawasan sekitar Pasar Sentral Majene yang dikenal
memiliki tingkat mobilitas warga cukup tinggi, khususnya menjelang akhir tahun.
Patroli dipimpin langsung oleh Aiptu Awaluddin, bersama
sejumlah personel Samapta. Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan
pemantauan situasi, tetapi juga aktif berdialog dengan para pedagang, nelayan,
serta masyarakat sekitar guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Aiptu Awaluddin menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan
salah satu pendekatan humanis Polri untuk membangun komunikasi yang baik dengan
masyarakat sekaligus menyerap informasi terkait potensi gangguan keamanan di
lapangan.
“Melalui patroli dialogis ini, kami mengajak masyarakat
untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, serta tidak segan melaporkan
kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi tindak kriminalitas maupun
aksi premanisme,” ujarnya.
Selain itu, personel Samapta juga memberikan imbauan agar
masyarakat tetap waspada terhadap aksi pencurian, penipuan, dan gangguan
kamtibmas lainnya yang rawan terjadi di pusat keramaian, khususnya menjelang
momentum Nataru.
Dengan kehadiran aktif aparat kepolisian di tengah
masyarakat, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dalam
menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. Polres Majene berkomitmen untuk
terus meningkatkan kegiatan patroli sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas
yang aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.